Senin, 26 November 2012
Warga negara & Negara (tulisan)
seorang warga negara wajib dilindungi haknya oleh negara seperti mendapat bantuan hukum di luar negeri sebagai contohnya adalah TKI,mereka adalah pahlawan devisa bagi INDONESIA karena dari mereka negara mendapat devisa yang cukup besar ya walaupun dengan siksaan yang mereka dapatkan disaat bekerja di sana maka dari itulah negara wajib melindungi warga negaranya apabila mereka tidak perlakukan dengan baik akan tetapi apabila dilihat lansung dari kenyataan di lapangan negara telah gagal melindungi warga negaranya di luar negeri karena setelah dilihat banyak yang telah meninggal disana tanpa diketahui oleh pemerintah
Warga negara & negara
Kewarganegaraan merupakan keanggotaan seseorang dalam kontrol satuan politik tertentu (secara khusus: negara) yang dengannya membawa hak untuk berpartisipasi dalam kegiatan politik. Seseorang dengan keanggotaan yang demikian disebut warga negara. Seorang warga negara berhak memiliki paspor dari negara yang dianggotainya.
Kewarganegaraan merupakan bagian dari konsep kewargaan (bahasa Inggris: citizenship). Di dalam pengertian ini, warga suatu kota atau kabupaten disebut sebagai warga kota atau warga kabupaten, karena keduanya juga merupakan satuan politik. Dalam otonomi daerah, kewargaan ini menjadi penting, karena masing-masing satuan politik akan memberikan hak (biasanya sosial) yang berbeda-beda bagi warganya.
Kewarganegaraan memiliki kemiripan dengan kebangsaan (bahasa Inggris: nationality). Yang membedakan adalah hak-hak untuk aktif dalam perpolitikan. Ada kemungkinan untuk memiliki kebangsaan tanpa menjadi seorang warga negara (contoh, secara hukum merupakan subyek suatu negara dan berhak atas perlindungan tanpa memiliki hak berpartisipasi dalam politik). Juga dimungkinkan untuk memiliki hak politik tanpa menjadi anggota bangsa dari suatu negara.
Di bawah teori kontrak sosial, status kewarganegaraan memiliki implikasi hak dan kewajiban. Dalam filosofi "kewarganegaraan aktif", seorang warga negara disyaratkan untuk menyumbangkan kemampuannya bagi perbaikan komunitas melalui partisipasi ekonomi, layanan publik, kerja sukarela, dan berbagai kegiatan serupa untuk memperbaiki penghidupan masyarakatnya. Dari dasar pemikiran ini muncul mata pelajaran
Kewarganegaraan (bahasa Inggris: Civics) yang diberikan di sekolah-sekolah.
Negara adalah suatu wilayah di permukaan bumi yang kekuasaannya baik politik, militer, ekonomi, sosial maupun budayanya diatur oleh pemerintahan yang berada di wilayah tersebut. Negara juga merupakan suatu wilayah yang memiliki suatu sistem atau aturan yang berlaku bagi semua individu di wilayah tersebut, dan berdiri secara independent.
Syarat primer sebuah negara adalah memiliki rakyat, memiliki wilayah, dan memiliki pemerintahan yang berdaulat. Sedangkan syarat sekundernya adalah mendapat pengakuan dari negara lain.
Negara adalah pengorganisasian masyarakat yang mempunyai rakyat dalam suatu wilayah tersebut, dengan sejumlah orang yang menerima keberadaan organisasi ini. Syarat lain keberadaan negara adalah adanya suatu wilayah tertentu tempat negara itu berada. Hal lain adalah apa yang disebut sebagai kedaulatan, yakni bahwa negara diakui oleh warganya sebagai pemegang kekuasaan tertinggi atas diri mereka pada wilayah tempat negara itu berada.
ADB: Banyak Negara di Asia Tak Mengantisipasi Fenomena Lansia
MANILA, SELASA - Sejumlah negara berkembang di Asia kini tidak berbuat banyak untuk menghadapi warga yang makin tua. Fenomena warga yang makin menua antara lain ditandai dengan produktivitas ekonomi yang menurun, sementara beban perawatan bagi warga tua meningkat di kemudian hari.
Demikian hasil studi yang diluncurkan Bank Pembangunan Asia di Manila, Selasa (24/2). Pada tahun 2050, warga Asia berusia 65 tahun atau lebih akan menjadi 17,5 persen dari total populasi, atau jumlah absolutnya akan mencapai 920 juta jiwa.
Warga Asia akan didominasi penduduk berusia 40 tahun pada 2050. Negara-negara Asia yang lebih kaya, seperti Jepang, China, Hongkong, Korea Selatan, dan Singapura, juga kini sudah memiliki warga lansia dengan porsi yang relatif lebih besar.
Kini sejumlah negara berkembang di Asia sedang menghadapi perubahan demografi yang lebih cepat, di mana komposisi warga usia tua meningkat lebih cepat.
Akan lebih menderita
Ironisnya, banyak dari warga lansia itu hidup di daerah dengan perekonomian tradisional, seperti di Laos, Filipina, Pakistan, Indonesia. Dengan demikian, negara-negara ini akan kesulitan menghadapi warga lansia.
Masalahnya adalah karena tabungan negara-negara tersebut lebih rendah. Faktor lain yang menjadi persoalan adalah tidak siapnya sejumlah lembaga yang berfungsi untuk merawat para lansia.
”Jika sebuah kebijakan tidak dipersiapkan sejak sekarang, warga lansia di sejumlah negara berkembang itu tidak akan menjalani hidup yang bahagia,” demikian hasil studi ADB tersebut.
Jepang masih mempertahankan reputasi sebagai negara dengan jumlah warga lansia terbanyak. (AP/AFP/MON)
http://id.wikipedia.org/wiki/Kewarganegaraan
http://id.wikipedia.org/wiki/Negara
http://internasional.kompas.com/read/2009/02/25/04382836/ADB.Banyak.Negara.di.Asia.Tak.Mengantisipasi.Fenomena.Lansia
pemuda & sosialisasi (tulisan)
masa-masa remaja adalaha hal yang paling menyenangkan ya menyenangkan mungkin karena kita dapat teman-teman baru,mulai berani iseng kepada orang lain atau mungkin pacar ya seperti itulah tapi ada juga yang harus diperhatikan pada masa remaja yaitu pergaulan bebas,pergaulan bebas dapat juga menyebabkan menyeret kita pada hal-hal negatif seperti meroko,narkoba dan lain-lain maka dari itu daripada ikut ke dalam hal-hal sepert itu mending kita mengaji dan melakukan kegiatan positif ya walaupun di kalangan remaja ada ungkapan "masih aja takut ama orang tua" itu adalah suatu hal yang salah padahal orang tua suatu yang penting dalam menentukan masa depan ita juga.
individu,keluarga dan masyarakat(tulisan)
hubungan setiap manusia memang tidak bisa terpisahkan dari keluarga dan masyarakat karena manusia adalah makhluk sosial yang membutuhkan manusia lain tidak bisa hidup sendiri ya sebagai contoh ketika kita masih kecil kita tidak bisa mengambil makanan sendiri perlu bantuan dari orang lain ya seperti itulah manusia sedangkan untuk masyarakat contohnya itu apabila mengadakan acara besar tidak mungkin hanya pihak keluarga saja yang mengerjakan semuanya pasti juga memerlukan masyarakat sebagai bantuan untuk keamanan dan lain lain. usahakan agar kita hidup selalu bersama sama jangan sendiri diri biar bisa berinteraksi takutnya kalau sendirian kita bisa dianggap teroris/pemakai narkoba karena kita terlalu tertutup dengan masyarakat.
pemuda & sosialisasi
Definisi pemuda
Berbagai definisi berkibar akan makna kata pemuda. Baik
ditinjau dari fisik maupun phisikis akan siapa yang pantas disebut
pemuda serta pertanyaan apakah pemuda itu identik dengan semangat atau
usia. Terlebih kaitannya dengan makna hari Sumpah Pemuda.
Princeton mendefinisikan kata pemuda (youth) dalam
kamus Webstersnya sebagai “the time of life between childhood and maturity;
early maturity; the state of being young or immature or inexperienced; the freshness
and vitality characteristic of a young person”.
Sedangkan dalam kerangka usia, WHO menggolongkan usia 10 –
24 tahun sebagai young people, sedangkan remaja atau adolescence dalam golongan
usia 10 -19 tahun. Contoh lain di Canada dimana negara tersebut menerapkan
bahwa “after age 24, youth are no longer eligible for adolescent social
services”
Definisi yang berbeda ditunjukkan oleh Alquran. Dalam
kaidah bahasa Qurani pemuda atau yang disebut “asy-syabab”didefinisikan dalam
ungkapan sifat dan sikap seperti:
1. berani merombak dan bertindak revolusioner terhadap
tatanan sistem yang rusak. Seperti kisah pemuda (Nabi) Ibrahim. “Mereka
berkata: ‘Siapakah yang (berani) melakukan perbuatan ini terhadap tuhan-tuhan
kami? Sesungguhnya dia termasuk orang orang yang zalim, Mereka berkata: ‘Kami
dengar ada seorang pemuda yang (berani) mencela berhala-berhala ini
yang bernama Ibrahim.” (QS.Al-Anbiya, 21:59-60).
2. memiliki standar moralitas (iman), berwawasan,
bersatu, optimis dan teguh dalam pendirian serta konsisten dalam dengan
perkataan. Seperti tergambar pada kisah Ash-habul Kahfi (para pemuda penghuni
gua).“Kami ceritakan kisah mereka kepadamu (Muhammad) dengan sebenarnya.
Sesungguhnya mereka itu adalah pemuda.pemudayang beriman kepada Tuhan
mereka dan Kami tambahkan kepada mereka petunjuk; dan Kami telah meneguhkan
hati mereka di waktu mereka berdiri, lalu mereka mengatakan: “Tuhan kami adalah
Tuhan langit dan bumi; kami sekali-kali tidak menyeru Tuhan selain Dia, sesungguhnya
kami kalau demikian telah mengucapkan perkataan yang amat jauh dari
kebenaran” (QS.18: 13-14).
3. seorang yang tidak berputus-asa, pantang mundur
sebelum cita-citanya tercapai. Seperti digambarkan pada pribadi pemuda (Nabi)
Musa.“Dan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada muridnya, “Aku tidak akan
berhenti (berjalan) sebelum sampai kepertemuan dua buah lautan; atau aku akan
berjalan sampai bertahun-tahun” (QS. Al-Kahfi,18 : 60).
Sosialisasi adalah sebuah proses penanaman atau
transfer kebiasaan atau nilai dan aturan dari satu generasi ke generasi
lainnya dalam sebuahkelompok atau masyarakat.
Sejumlah sosiolog menyebut
sosialisasi sebagai teori mengenai peranan (role theory).
Karena dalam proses sosialisasi diajarkan peran-peran yang harus dijalankan
oleh individu.
Jenis sosialisasi
Keluarga sebagai perantara sosialisasi primer
Berdasarkan jenisnya, sosialisasi dibagi menjadi dua:
sosialisasi primer (dalam keluarga) dan sosialisasi sekunder (dalam
masyarakat). MenurutGoffman kedua proses tersebut berlangsung dalam
institusi total, yaitu tempat tinggal dan tempat bekerja. Dalam kedua institusi
tersebut, terdapat sejumlah individu dalam situasi yang sama, terpisah dari
masyarakat luas dalam jangka waktu kurun tertentu, bersama-sama menjalani hidup
yang terkukung, dan diatur secara formal.
Sosialisasi primer
Peter L. Berger dan Luckmann mendefinisikan
sosialisasi primer sebagai sosialisasi pertama yang dijalani individu semasa
kecil dengan belajar menjadi anggota masyarakat (keluarga). Sosialisasi primer
berlangsung saat anak berusia 1-5 tahun atau saat anak belum masuk ke sekolah. Anak
mulai mengenal anggota keluarga dan lingkungan keluarga. Secara bertahap dia
mulai mampu membedakan dirinya dengan orang lain di sekitar keluarganya.
Dalam tahap ini, peran orang-orang yang terdekat dengan anak
menjadi sangat penting sebab seorang anak melakukan pola interaksi secara
terbatas di dalamnya. Warna kepribadian anak akan sangat ditentukan oleh
warna kepribadian dan interaksi yang terjadi antara anak dengan anggota
keluarga terdekatnya.
Sosialisasi sekunder
Sosialisasi sekunder adalah suatu proses sosialisasi
lanjutan setelah sosialisasi primer yang memperkenalkan individu ke dalam
kelompok tertentu dalammasyarakat. Salah satu bentuknya adalah resosialisasi dan desosialisasi.
Dalam proses resosialisasi, seseorang diberi suatu identitas diri yang baru.
Sedangkan dalam proses desosialisasi, seseorang mengalami 'pencabutan'
identitas diri yang lama.
Tipe sosialisasi
Setiap kelompok masyarakat mempunyai
standar dan nilai yang berbeda. contoh, standar 'apakah
seseorang itu baik atau tidak' di sekolah dengan di kelompok sepermainan tentu
berbeda. Di sekolah,
misalnya, seseorang disebut baik apabila nilai ulangannya di atas tujuh atau
tidak pernah terlambat masuk sekolah. Sementara di kelompok sepermainan,
seseorang disebut baik apabila solider dengan teman atau saling membantu. Perbedaan
standar dan nilai pun tidak terlepas dari tipe sosialisasi yang ada. Ada dua
tipe sosialisasi. Kedua tipe sosialisasi tersebut adalah sebagai berikut.
Formal
Sosialisasi tipe ini terjadi melalui lembaga-lembaga yang
berwenang menurut ketentuan yang berlaku dalam negara, seperti pendidikan di
sekolah dan pendidikanmiliter.
Informal
Sosialisasi tipe ini terdapat di masyarakat atau dalam
pergaulan yang bersifat kekeluargaan, seperti antara teman, sahabat, sesama
anggota klub, dan kelompok-kelompok sosial yang ada di dalam masyarakat.
JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar upacara peringatan hari Sumpah Pemuda ke-81 di Lapangan Irti Monumen Nasional, Rabu (28/10). Bertindak selaku inspektur upacara Sekretaris Daerah Pemprov DKI Jakarta, Muhayat. Peringatan Sumpah Pemuda yang ke 81 ini mengangkat tema Pemuda Bersatu, Indonesia Bangkit dan Maju.
Turut hadir dalam upacara tersebut ketua DPRD DKI Jakarta, Ferial Sofyan, Unsur Muspida, para pegawai Pemprov DKI, organisasi pemuda serta para pelajar. Dalam sambutan yang dibacakan inspektur upacara, Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng mengatakan para pemuda harus bersatu untuk menghadapi tantangan pada era globalisasi yang semakin berat.
Tugas pemuda para pemuda saat ini, menurut Menpora, adalah mengisi kemerdekaan yang telah direbut para pendahulu. Para pemuda harus menjadi inspirasi dan memberikan kontribusi bagi bangsa. Selain itu peran pemuda harus nyata dan memberikan warna yang berbeda dalam kehidupan berbangsa.
Pada akhir sambutannya, Menpora berpesan agar pemuda merefleksikan diri dan mengembangkan segala kemampuan yang dipunyai.
individu, keluarga dan masyarakat
SEMARANG, KAMIS — Psikolog dari Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Hastaning Sakti, mengatakan, orangtua perlu mendengarkan curahan hati anak supaya tidak semakin sering muncul kasus kenakalan remaja.
"Orangtua jangan berpikir kalau remaja zaman sekarang berada pada posisi yang salah dan rawan," katanya di Semarang, Rabu.
Menurut penilaiannya, jika ada pihak yang semestinya bertanggung jawab atas terjadinya kasus-kasus kenakalan remaja, maka pihak tersebut adalah orangtuanya sendiri.
Kasus kenakalan remaja adalah perilaku menyimpang yang terjadi pada remaja. Masalah sosial ini terjadi karena terdapat penyimpangan perilaku dari berbagai aturan-aturan sosial ataupun dari nilai dan norma sosial yang berlaku.
Pemakaian narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) merupakan salah satu kasus kenakalan remaja yang semakin meningkat setiap tahunnya.
Tahun 2004 diperkirakan jumlah penyalahguna narkoba, yang sebagian besar adalah remaja, mencapai angka 2,9 juta sampai 3,6 juta orang atau setara 1,5 persen penduduk Indonesia.
Kebanyakan kasus kenakalan remaja, termasuk penyalahgunaan narkoba, terjadi karena orangtua tidak menerapkan metode "parenting skill" atau secara sederhana bisa diterapkan dengan mau mendengarkan keluh kesah dan isi hati anak.
Ia mengatakan, orangtua lebih sering marah-marah dan menyalahkan anak daripada memberi solusi untuk mengatasi masalah yang mereka hadapi.
"Anak adalah anugerah yang harus dijaga. Kita tidak bisa menyalahkan mereka begitu saja atau menyalahkan lingkungan, tetapi kembali kepada diri orangtua sendiri, apakah selama ini menjaga anugerah tersebut dengan baik atau tidak," kata Dosen Psikologi Universitas Diponegoro ini.
Ia menjelaskan, pada masa remaja, justru keinginan untuk mencoba-coba besar sekali. Pada usia remaja, mereka berada pada masa pencarian jati diri.
Ia mengatakan, di sinilah peran orangtua sangat dibutuhkan untuk mengarahkan anak, bukan mempersalahkan, atau bahkan meremehkan apa yang mereka kerjakan.
"Satu yang perlu diingat, setiap orangtua sudah pernah menjadi anak, tetapi anak belum pernah menjadi orangtua. Inilah mengapa orangtua perlu mengerti anaknya," katanya.
pendapat saya ya orang tua juga jangan terlalu keras apabila melarang anak karena bisa membuat anak tersebut penasaran
Kamis, 15 November 2012
ISD sebagai salah satu MKDU (tulisan)
Saya sering terjebak macet jika hendak berpergian kemana
saja seperti ke kampus ataupun jalan- jalan. Saya sering pusing melihat
kemacetan lalulintas dijalan raya seperti dijakarta yang sering
terjadi, bahkan sudah seperti menjadi sebuah kebiasaan yang tidak bisa
dilepaskan, tidak mengenal waktu bisa terjadi dimana saja. Membuat kita banyak
kehilangan waktu yang penting untuk melakukan suatu kepentingan kita.
Memang jakarta adalah ibu kota negara tapi tidak
seharusnya terjadi kemacetan disana sini. Kekacauan kemacetan
lalulintas terjadi ketika berbagai jenis kendaraan tumplek jadi satu
tempat. Sehingga semua kendaraan tidak bisa maju ataupun mundur karena jalurnya
terkunci bahkan pejalan kaki pun sulit untuk lewat karena trotoar pejalan kaki
di serobot oleh motor. Peristiwa kemacetan lalulintas sering menyebabkan
kegeraman dan memuncaknya emosi para pengguna jalan. Seperti terjadi
yang dijalan daerah terminal pulogadung dan kawasan,dan tanjung priok jakarta
utara.
Kemacetan lalulintas sering terjadi didaerah
pinggiran jakarta terutama pada jam berangkat dan pulang kantor
(pagi dan sore hari). penyebab kemacetan lalulinta karena pengguna jalan tidak
disiplin, jalan raya di funsikan sebagai tempat parkiran liar, dijadikan tem
pat berdagang seperti ditrotoar. Kemacetan jakarta tidak terjadi pada 3 hari menjelang
dan sesudah lebaran.
Banyak dampak yang ditimbulkan oleh kemacetan yaitu :
· Kerugian
ekonomi karena borosnya BBM yang terbuang begitu saja
· Terganggunya
jadwal pekerjaan, kegiatan keluarga
· Kerugian
waktu yang berdampak pada kerugian ekonomi
· Stress
dan kelelahan
· Penurunan
kualitas udara di jakarta karena meningkatnya zat – zat emisi gas buang
kendaraan bermotor yang mengakibatkan pemanasan global dan perubahan cuaca
Banyak faktor – faktor yang menyebabkan kemacetan yaitu :
1. Faktor jalan raya
(ruang jalan yang terbatas):
Pemanfaatan yang salah terhadap ruang jalan serta
terbatasnya luas ruang jalan dapat menghambat pengguna jalan
2. Faktor pengguna jalan
(manusia):
Manusia sebagai pemakai jalan, pemrintah dan penyedia
kebijakan , perilaku pengguna jalan raya sangat mencerminkan sikap dan mental
suatu bangsa
3. Kendaraan:
Jumlah kendaraan yang melintas melebihi daya tampung jalan raya
seperti motor dan mobil
Termasuk Bus transjakarta menyebabkan kemacetan
bertambah parah
Solusi masalah:
1. Perbaikian faktor jalan raya :
· Memperbaiki
jalan raya
· Memperlebar
ruas jalan yang masih bisa diperluas
· Melarang
angkutan ngetem dipinggir jalan
· Membuat
jalan tembus bar terutama di pinggiran kota
· Membuat
jalan layang flyover non tol dan terowongan jualan bawah tanah
· Menderek
atau merantai kendaraan seenaknya
2. Perbaikan faktor kendaraan :
· Membatasi
jumlah mobil dan motor pribadi yang dimiliki
· Membatasi
jumlah angkutan umum
· Mengganti
bus kota reguler dengan bus transjakarta
· Membatasi
usia kendaraan yang digunakan
· Memperbaiki
kualitas kendaraan angkutan umum
· Melarang
truk melintas dijalan kota jakarta
3. Perbaikan faktor manusia
Menindak tegas para pelanggar lalulintas
termasuk:
· Pengendara
yang melawan arus
· Pengendara
yang menyerobot lampu merah dan rambu lalulintas lainnya
· Membersikan
angutan umum dari pencopet, preman, penodong
· Polisi
juga harus tegas tidak pilih – pilih
Langganan:
Postingan (Atom)